BELANJA DAERAH ATAU BELANJA KEKUASAAN: MENGUJI KONSISTENSI ANTARA PRIORITAS ANGGARAN DAN KEBUTUHAN RIIL MASYARAKAT DALAM KEBIJAKAN FISKAL
Main Article Content
Abstract
Kajian ini menelaah sejauh mana belanja daerah benar-benar diarahkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, atau justru masih dipengaruhi oleh berbagai kepentingan dalam proses penyusunan anggaran. Dalam praktiknya, APBD tidak selalu sepenuhnya mencerminkan kebutuhan riil di lapangan, karena penentuan prioritas anggaran kerap dipengaruhi oleh pihak-pihak yang terlibat dalam proses kebijakan fiskal. Pembahasan ini berfokus pada alokasi anggaran di sektor-sektor utama seperti pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur, serta menilai apakah alokasi tersebut benar-benar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Hasil kajian menunjukkan masih adanya ketidaksesuaian antara kebutuhan masyarakat dan prioritas anggaran yang ditetapkan. Hal ini mengindikasikan bahwa kebijakan fiskal belum sepenuhnya berjalan sesuai dengan harapan publik. Oleh karena itu, diperlukan penguatan transparansi, pengawasan, serta keterlibatan masyarakat agar proses penganggaran lebih tepat sasaran dan responsif terhadap kebutuhan riil di lapangan