Penanggulangan Budaya Merokok Saat Berkendara Melalui Penegakan Undang undang Lalu lintas dan Angkutan Jalan demi Keselamatan Pengendara

Main Article Content

ahmadsaputra
Arya Panca Laksana
Aditya Firmansyah

Abstract

Abstract


Budaya merokok saat berkendara merupakan fenomena yang semakin lumrah terjadi di ruang publik jalan raya, meskipun secara substansial berpotensi mengganggu konsentrasi dan membahayakan keselamatan lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pemahaman hukum terkait praktik merokok saat berkendara dalam perspektif Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta mengkaji berbagai macam akibat yang dimunculkan karena kelalaian seseorang yang merokok sembari berkendara dan bagaimana penegakan hukumnya dalam menjamin keselamatan pengendara. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, dan analisis sosial, melalui analisis terhadap ketentuan hukum lalu lintas, temuan data pendukung dari hasil penelitian dan literatur terkait. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa merokok saat berkendara merupakan bentuk distraksi manual, visual, dan kognitif yang meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Data penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa pengendara yang merokok saat berkendara memiliki persentase keterlibatan kecelakaan yang lebih tinggi, serta gangguan fokus akibat aktivitas tersebut berkontribusi signifikan terhadap terjadinya kecelakaan. Meskipun UU LLAJ tidak secara eksplisit melarang merokok saat berkendara, kewajiban berkendara secara wajar dan penuh konsentrasi sebagaimana diatur dalam Pasal 106 ayat (1) dapat dijadikan dasar penegakan hukum melalui penafsiran sistematis dan teleologis. 


 


 

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

Penanggulangan Budaya Merokok Saat Berkendara Melalui Penegakan Undang undang Lalu lintas dan Angkutan Jalan demi Keselamatan Pengendara. (2026). Journal of Law and Social Change Review, 1(01), 1-13. https://jurnal.sshpublikasi.com/index.php/JLSCR/article/view/358

References