KRISIS MINAT BACA DI INDONESIA : Kajian Dampak Sosial, Budaya, dan Pendidikan dalam Perspektif Ilmu Sosial Budaya Dasar

Main Article Content

Taufiqur Rahman

Abstract

Rendahnya minat baca di Indonesia merupakan salah satu isu fundamental yang berdampak luas terhadap kualitas kehidupan sosial, budaya, dan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai implikasi dari rendahnya minat baca masyarakat Indonesia dengan menggunakan perspektif Ilmu Sosial Budaya Dasar (ISBD) sebagai kerangka analisis. Melalui pendekatan deskriptif-kualitatif, kajian ini menguraikan bagaimana lemahnya budaya membaca berkontribusi pada menurunnya kemampuan berpikir kritis, meningkatnya kerentanan masyarakat terhadap informasi tidak tepat, serta berubahnya pola interaksi sosial di era digital. Dari sisi budaya, rendahnya minat baca berpotensi mempercepat pergeseran nilai budaya, melemahkan tradisi literasi lokal, dan mengurangi apresiasi terhadap karya intelektual. Sementara itu, dalam sektor pendidikan, fenomena ini berdampak pada rendahnya kemampuan pemahaman teks, kualitas riset, serta pencapaian akademik peserta didik. Hasil kajian menunjukkan bahwa krisis minat baca bukan sekadar permasalahan individual, melainkan isu struktural yang memerlukan intervensi komprehensif dari keluarga, lembaga pendidikan, pemerintah, dan masyarakat. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan budaya literasi sebagai upaya strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan ketahanan sosial-budaya bangsa.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

KRISIS MINAT BACA DI INDONESIA : Kajian Dampak Sosial, Budaya, dan Pendidikan dalam Perspektif Ilmu Sosial Budaya Dasar. (2025). Journal of Law and Social Change Review, 4(01). https://jurnal.sshpublikasi.com/index.php/JLSCR/article/view/99

References