MENGUJI BATASAN OTONOMI INDIVIDU DALAM PERKAWINAN ADAT (STUDI KASUS MULTI-SITUS PERNIKAHAN DINI) Merumuskan titik temu antara Hukum Nasional dan Hukum Adat

Main Article Content

Sagita Sapitri
Dhea Antika Putri

Abstract

Artikel ini membahas tentang keterbatasan kebebasan individu dalam pernikahan tradisional, dengan penekanan pada studi kasus pernikahan dini yang terjadi di berbagai lokasi. Penelitian ini meneliti pergeseran antara warisan budaya dan perlindungan hak individu yang sudah diatur oleh hukum nasional. Hasil dari kajian ini menunjukkan efek negatif dari pernikahan dini terhadap aspek psikologis dan pendidikan anak. Artikel ini merekomendasikan perlunya harmonisasi antara hukum adat dan hukum negara melalui penafsiran ulang terhadap adat, peningkatan regulasi, serta kerja sama antara berbagai pihak. Tujuannya adalah untuk mempertahankan budaya sambil tetap menjunjung tinggi hak-hak dasar anak dan perempuan.


 

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

MENGUJI BATASAN OTONOMI INDIVIDU DALAM PERKAWINAN ADAT (STUDI KASUS MULTI-SITUS PERNIKAHAN DINI) Merumuskan titik temu antara Hukum Nasional dan Hukum Adat. (2025). Journal of Law and Social Change Review, 4(01). https://jurnal.sshpublikasi.com/index.php/JLSCR/article/view/92

References